Review Fanfiction Wattpad : MarkLee Bot Vol.1 by Fortunecokiee






Malam minggu, ya, kan?
Hayo ngaku, siapa yang kalau malam minggu malah berencana untuk begadang dan melakukan apapun yang kalian suka. Aku pun juga begitu, yang harusnya ngapain malah jadi ngapain. Malam ini aku mau cerita tentang fanfiction yang aku baca sampai ending barusan, episode 1 sampai sekitar 10-an udah beberapa hari lalu, aku baru menuntaskan sampai ending-nya sekarang.



Cerita yang berjudul Bot merupakan fanfiction dari fortunecokiee. Alurnya sangat sulit ditebak, terutama idenya yang aku sangat kagum. Jujur, mana kepikiran, sih, kalau di balik bot Line itu adalah seorang idol yang berjiwa psikopat. Udah gitu, jebakan setiap jebakan, teror setiap teror. Sifatnya sangat abstrak, kita nggak bisa menebak apakah itu manusia atau hantu. Awalnya jujur kukira itu adalah hantu yang secara kebetulan saja. Ketahuan, ya, aku terlalu banyak nonton film horor di masa lalu. Nah, udah selesai nih dengan berbagai teror teror yang menyebalkan dan bikin pembaca ikutan deg-degan, ikutan keringat dingin. Jujur, aku ngebacanya aja, gak berani sendirian. Selalu mencari moment di mana orang rumah lagi santai dan jaraknya dekat denganku. Terornya bikin sesak napas, kita jadi ngerasain bagaimana menjadi Eby, gadis SMA si tokoh utama. Kalau kalian adalah pria, tentunya akan merasakan sebagai Hendery, sahabat Eby yang juga kena getahnya diteror.

Aku masih penasaran, si penulis punya imajinasi serumit itu dan se-apa? Plot twist, kah, istilahnya? Idenya datang dari mana, sih? Aku geregetan, deh, wkwk.. Tapi beneran, aku tadinya berniat menceritakan fanfiction ini besok, tapi karena aku masih deg-degan dan nggak tenang. Makanya aku nulis sekarang, biar aktivitasku setelah ini bisa lebih tenang.

Tips biar feel-nya semakin dapet ketika kalian baca fanfiction ini :
1. Matikan lampu kamar, duduk di kasur dan tarik selimut.
2. Jangan dengarkan lagu apapun, biarkan suasana sunyi.
3. Kalau berani, nih, bacanya sekitar jam 11 malam. Episodenya cepat, kok, jumlahnya 26 kalau nggak salah sama bonus chapter-nya. Mungkin sekitar 4 jam paling lama.
4. Kalau kalian masih berani lagi, coba bacanya ketika kalian benar-benar di rumah sendirian. Rumah atau indekos-lah. Sendirian, loh, ya, tanpa orang lain satu pun.
5. Abis ini jangan salahkan aku kalau kalian benar-benar tak bisa tidur. Karena 4 tips di atas hanya boleh dilakukan oleh sang pemberani.

Kalau udah selesai baca, pengen ngilangin, nih, semua perasaan nyebelin yang masih bikin deg-degan, keringat dingin dan sedikit pusing. Coba tips ini :
1. Cari orang lain, intinya jangan sendirian! Entah nyamperin mama ayah-mu, atau adekmu. Pokoknya jangan sendirian!
2. cari suasana yang bisa bikin kamu rileks, mau dengerin lagu mellow, boleh. Kalau aku, sih, aku ngetik blog ini buat kalian sambil dengerin playlist “This Is SF9” di Spotify, hehe...
3. Alihkan pikiranmu, bisa dengan baca artikel lain, fangirling atau nonton tv yang sifatnya menghibur. Jauhkan jauh-jauh juga pikiran-pikiran negatif. Kalau masih diingat-ingat, ya sama aja bohong -_-“
4. Berdoa sama Tuhan, minta perlindungan dari segala macam yang bisa menakutimu. Karena pikiran atau imajinasi negatif yang datangnya dari otakmu sendiri, itu juga sifatnya bisa berbahaya buat kesehatan mentalmu.
5. Makan atau minum favorit kalian, nggak masalah makan di tengah malam kalau sesekali. Makan tengah malam setiap hari, itu yang bikin gendut!

Baiklah, aku cukupkan sampai di sini, review fanfiction pada malam minggu ini. Terima kasih untuk kalian yang dengan senang hati menghabiskan malam minggu-nya bersamaku. Jaga diri baik-baik, jaga kesehatan, tetap stay di rumah agar mengurangi persebaran COVID-19. Babayyy~


Comments